Sunday, January 5, 2014

PEMIMPI SUKSES


Semua yang kita usahakan selalu bersinergi dengan apa yang kita cita-citakan, bermula dengan kebingungan, tekanan sampai pada puncak kegalauan. Imajinasi, khalayan, dan fantasi yang menaungi jejak-jejak mungil kita terpapah dalam balutan tetesan keringat yang kian mengering. Kesedihan datang dengan derasnya ketika tumpukan harapan menjadi tabu termakan masa. Langkah pun menjadi jenuh bermuara pada keputusasaan yang menggebu.
Kita pun lupa makna perjuangan, sejatinya kita adalah mahluk dengan berbagai potensi yang brilian, tapi terkadang kita lupa untuk merajutnya. Pikiran kita hanya dihiasi dengan penyesalan-penyesalan yang tidak berkesudahan, menjadi potret kehidupan rendahan, tak ubahnya seperti abu yang berterbangan diterjang angin deras. Kita memilki banyak sekali mimpi-mimpi mulia, planning hidup yang gemilang, penuh ambisius yang menggunung, tapi semua itu hanyalah rentetan angan-angan yang basi.
Menjadi pemimpi sungguhlah mudah, tapi yang sulit adalah bagaimana cara kita mewujudkan mimpi itu adalah hal yang agak susah. Semua orang punya mimpi yang bermacam-macam dan sangat variatif. Mimpi bisa muncul karena memang kita punya skill, ide, gagasan, wawasan dan pengetahuan. Sekarang bagaimana kita mewujudkan ide, gagasan dan skill kita, itu menjadi teka-teki yang harus kita pecahkan terlebih dahulu.
 Kita memilki mimpi karena kita memiliki keunikan tersendiri, orang yang tidak memilki mimpi dalam hidupnya berarti dia “orang mati”. Mimpi itu ada karena kita selalu berimajinasi tentang masa depan. Bisa dikatakan bahwa mimpi sebenarnya adalah masa depan yang belum kita raih. Untuk mewujudkan semua mimpi (masa depan) yang menjadi buruan kita, maka seyogyanya kita memilki langkah kreatif dalam menyongsong masa depan itu. Misalnya, menambah wawasan hidup, merekonstruksi basic keilmuan kita dan yang paling utama adalah menetapkan tujuan yang seharusnya kita capai baik dalam jangka waktu yang lama maupun temporer.
Langkah-langkah kreatif yang kita desain harus mampu menjawab setiap ambisi yang sebelumnya sudah terjadwal dalam memori masa depan. Hal ini untuk menunjang langkah-langkah selanjutnya, bila hal ini terabaikan maka langkah untuk mencapai tangga tertinggi dari masa depan itu akan musnah.
Mengenal masa depan berarti mengenal langkah untuk mewujudkannya. Banyak hal positif yang bisa dilakukan untuk mencapainya. Langkah kongkrit dan mudah adalah dengan memperluas wawasan dan merubah sudut pandang kita tentang masa depan. Banyak orang memilki mimpi (masa depan), tapi untuk mengaktualisasikan mimpinya dia mati di tengah jalan. Kenapa.? Karena pada dasarnya mimpi (masa depan) yang dibangun hanya berkisar pada kulit luarnya saja (tidak ada action) hanya menunggu nasib.
Dalam menggapai tujuan itu memang diperlukan langkah kongkit yang tidak berrsifat statis, tetapi bersifat dinamis dan fleksibel. Jika satu langkah itu stagnan, maka kita bisa menggunakan langkah cadangan yang sebelumnya telah kita formulasikan sebelumnya. Selain itu, sesering mungkin kita mereview apa yang menjadi tujuan atau masa depan yang ingin kita capai, agar semua itu tidak terbenam karena tidak pernah menadapat sentuhan-sentuhan halus kita.
Hidup ini adalah action bagi para pemimpi (pemburu masa depan) dalam mengusahakan terwujudnya sebuah mimpi. Tetapi jika boleh dibilang bukan mimpi tetapi “ambisi mulia”. saya berasumsi bahwa “setiap orang yang sukses dan cerah masa depannya selalu memilki banyak kegiatan-kegiatan positif” dan “untuk menjadi orang besar maka berusahalah untuk melakukan hal-hal yang besar”.
Wallahu a’lam bi al-shawab.



No comments: