Kosong, hanya tatapan
kosong
Menjadi benalu risih
yang buntu
Melamun dipangku
bayangan kelam
Berjingkrak lesu
bayangan malam
Kenangan silam Memori
alam
Menjadi tirai pelipur
lara
Jiwa pilu tersandung
nestapa
Pelangi jingga
beralaskan hitam
Torehan tinta penyejuk
sukma
Derai tawa hiasan raga
Ku tak tau
Siapa diriku
Siapa kamu
Jangan pedulikan semu
itu
Hanya semu.!
Kini menangislah
Karena kamu permaisuri,
kini
Kini tidurilah malammu
yang kilau
Berbaring dalam
kesendirianmu
Sayapmu patah, aku pun
tak mau tau
Jadi risih dibelantara
senja
Menggaung cahaya di
pangku kematian
Untukmuu, menjaulah.
No comments:
Post a Comment