Berhentilah sejenak kawan. Jangan terlalu memaksa diri untuk terus
berjalan.
Cobalah amati sekitarmu, mungkin saja ada ide-ide cemerlang yang datang
memasuki relung jiwamu untuk kau pikirkan.
Tapi terkadang itu semua sulit untuk
diterka, apakah memang semua harus mendapat perhatian kita
ataukah sebaliknya.
Dilema
panjang memaksa kita untuk terus bertarung dengan berbagai fenomena alam yang
memang sengaja dibuat ole pikiran kotor kita—yang notabene-nya berujung pada
pemenuhan egois diri sendiri.
Sadar atau tidak sadar kita terjebak pada asumsi,
argument-argument yang hanya memeras otak untuk berpikir keras. Terus kenapa
kok kita laiknya orang yang tidak memiliki hati.
So what do you think right
now.?