Teriakku, semuanya
bungkam.
Tiada siapa yang
mendengar
Suaraku mulai sepi
dalam tangisan malam
Kelam pun sirna di
tengah pertengkaran sang alam
Terbujur, bosan dengan
panggilan tuhan
Mengingkari titah suci
pengembara abadi
Datanglah, jerit hati
yang fana
Telanjangi raga penuh
kebodohan
Aku mulai terhenyak
dalam hayalan
Menghias nalar hinaku
dengan hakikat yang sempurna
Jalan kecil pun mulai
ku tapaki dianatara gelora jiewa yang memaki
Aku bosan.!!!
Teriakku dalam
kegaduhan-kegaduhan kecil jiwa yang merana
Pertengkaran batin
mulai hidup kembali
Aku mulai jenuh melihat
kehidupan, semua nista tanpa makna
Dalam lena yang
panjang, ku terbangun di tengah bahtera jiwa yang berlabuh
Menatap mega dengan
cahaya suntuknya
Ku urai kembali suara
itu, suara hati yang selalu berkelana
Hingga malam pun hilang
dalam terang yang berkilauan
No comments:
Post a Comment