Thursday, March 19, 2015

cermin kehidupan

Sosok itu seakan ku kenal dalam cermin abadi
Bayangan penuh makna dianatara sorotan matanya yang sayu
Ku coba mendekat dengan suara diamku
Terhenyak dalam dekapannya yang sepi
Rona wajahnya bersinar bagaikan pelangi seribu warna
Menjelama diantara mimpi dan sadarku
Ku balut hati ini dengan kerinduan yang mati
Hingga sosok itu datang kembali di tengah kegaduhan yang hebat
Mengundang malam-malam terselubung kabut yang pekat
Dimanakah sosok yang mati itu.?
Pancaran cahayanya mulai datang kembali
Aku pun terdiam dalam penantian panjang
Tertunduk sepi bagaikan gelombang yang terdiam
Larutlah wahai insan yan mati

Suara paruhnya tanpa raga yang mengikat

No comments: