Tuesday, October 28, 2014

ichaku



Icha,.! Itulah panggilan sayang-ku padanya
Selembut nama, selembut itulah prilakunya
Bagai mentari, bersinar di panggung kehidupan nyataku
Tak pelak aku sangat menyayanginya
Konon dia selalu datang jika malam mulai samar-samar menggodaku
Lirih dia tersenyum
Membingkai mata hati ini dengan ketulusan cintanya
Laksana permata bersinar ditengah-tengah berlian yang berkemilau
Aku takut dia tersentuh
Aku takut dia meredup
Aku takut dia terjamah oleh tangan-tangan budak  hayalan
Ku ingin menggenggam tangan halusnya
Hingga ku bisa mempersuntingnya di pelabuhan kehidupan
Menjadi lentera ketika dia tenggelam di tengah kegelapan malam
Sesekali ku ingin menjelma ke relung jiwanya
Menjadi cermin hidup untuk dia berbicara
Untuk dia tertawa
Untuk dia tersenyum
Sehingga dia abadi dalam diriku

Dan aku pun abadi di dalam dirinya

No comments: