Saturday, January 4, 2014

Aku tak Tau Siapa aku



Jalan ini semakin lusuh untuk dilalui
Hanya bermodalkan mimpi-mimpi buram
Ku tapaki lautan yang amat luas
Tapi, perahuku retak tergenang air yang tak kenal kasihan
Duh.. Aduh..!!
Sungguh malang nasib daku
Isak tangis dibelantara malam yang kelam
Tersudut suara rintihan yang bertalu merdu
Alam seakan tak kenal siapa pun, itu
Jauh di sana, gemerincing tawa bertalu-talu
Iringin tabuh gendang yang melamunkan
Sosok peri bernyanyi syahdu dipinggir danau keabadian
Mengisyaratkan akan kebahagian
Wajah lusuh yang di kenal begitu hina
Langkah lunglai dalam mimpi yang mati
Demi diri yang singgah dipraduan khayalan
Itulah derita kaum yang nestapa
Untukku, untukmu yan berkelana


No comments: