Friday, January 3, 2014

Asa yang Mati



Biarkan saja anjing itu menggongong.!
Setan..!
Tersedu sang pelayan datang dengan kematiannya
Terkikis ego yang selama ini dikantonginya
Dera tangis dalam tawa kecilnya
Terjerat membisu dalam lena nista.
TUHAN…..!
Teriakan-teriakan kecil sebentuk keputusasaan
Larut terkikis asa yang hampa
Gumpulan awan merana termenung
Menjawab setiap naluri yang menjamah tiada kesudahan
Dendangkan daku wahai putri kayangan
Bersayap kecil mungil
Tapi kini tak bermakna
Hahahaa kaulah laknatkku kini
Bermahkota di depan bayangan kelam
Kini dan esok
Nuansa hidup yang terus mati

No comments: