Sungguh sulit menjadi orang yang sederhana dalam berpikir. Selalu saja
kita terperangkap dalam desakana-desakan pola pikir yang menghantarkan kita
pada kejumudan dalm bepikir. Proses berpikir merupakan salah satu jendela untuk
membuka pikiran kita yang tertuju pada satu titik. Hal ini dirasakan sangat
melelahka jika mendasarkan diri pada paradigma
“kematian”. Apa sebenarnya berpikir itu. Berpikir ya berpikir kata
sebagian orang yng terlalu kaku dalam memberika definis tentang berpikir. Jauh dari
dasar jiwa para pemikir, memang agak susah untuk mendeskripsikan apa itu
berpikir, jika memang kita terpaku pada paradigma kematian dalam berpikir.
Seyogyanya, berpikir adalah identiatas kita sebagai seorang ilmuan.
Intelektualitas seseorang bisa di ukur dari olah pikir yang dia lakukan dalam
kancah dunia akademisnya. Toh sampai sekarang banyak orang (para ilmuan) yang terlalu kaku dalam berpikir.
Kenapa demikian, kita bertanya dulu pada diri kita masing-masng.....!!!
No comments:
Post a Comment