Lelapnya hilang dalam tangisan alam
Mendengkur syahdu nyanyian ilalang
Menepis resah sendu kepiluan sang Adam
Rembulan pun datang dengan jubah kesyahduan
Di balik jeruji kehampaan
Dia datang dalam rupa menawan
Adam pun menari-nari kegirangan
Tanpa mengerti sedikit pun makna ke-diri-an
Siapakah kau gerangan
Menerka-nerka dalam bayangan kesunyian
Memoles indah di balik wujud penciptaan
Wujud suci rintihan hati sang Adam
Memekik tersungkur meraung-raung kegirangan
Sang Adam semakin gila oleh bayangan
Bayangan nista kebodohan ilusi semesta
Sang Adam pun tersungkur menangis keasyikan
Laiknya dendang lagu tak bermakna
Kau bukanlah sang Adam
Kau bukanlah sang Nama
Kau bukanlah sang Pewaris
Kau bukanlah semesta
Kau hanya ego dalam rupa terbungkus raga
Raga hina pembunuh Sukma
Menjauhlah
Kau belum layak menjadi sang Adam
No comments:
Post a Comment