Thursday, November 12, 2015

Diam Membisu



Kenapa harus lari
Dia di sini
Kenapa kau menadahkan tangan ke segala arah
Kamu resah
Atau mungkin kamu gelisah
‘tak perlu risau dan bersedih hati
Datang saja sendiri
Kenapa komat kamit dengan muka lusuh
Datang dan pergi
Berteman sepi atau bersama mentari
Nanti juga tersesat ‘tak tau arah
Kenapa harus merenung
Kau bukanlah orang yang malang
Berlari saja sekarang
Kenapa harus menunggu waktu yang akan datang
Kenapa masih termanggu
Itu ‘kan masa lalu
Kenapa masih belum juga kau sujud
Kamu ragu
Atau kamu lupa siapa Tuhanmu
Bukan kata-kata
Bukan pula doa-doa
Kenapa tidak langsung saja ngomong dengan Tuhan
Dia tidak tuli
Dia tidak jauh
Dia ada di segala arah
Kenapa harus binggung
Bungkam saja mulutmu sekarang


No comments: